Ads

Tampilkan postingan dengan label Subuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Subuh. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Januari 2019

Apakah qunut subuh itu ada dalilnya?
.
Qunut subuh itu ada dalilnya...
Qunut subuh terus menerus ada dalilnya Haditsnya dhoif... .
Dhoif itu artinya apa? Lemah...
Lemah itu boleh dipakai atau tidak? Nggak boleh dipakai!!!
Hadits nya ada tapi Dhoif, kalau dhoif berarti tdk boleh dipakai!!! .
APAKAH MEREKA QUNUT SHUBUH???? .
.
Bahkan ada seorang anak sahabat nabi bernama Abi Malik al-Asyja’i, ia berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku, sesungguhnya engkau pernah shalat di belakang Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, di bela-kang Abu Bakar, ‘Umar, ‘Utsman dan di belakang ‘Ali di daerah Qufah sini kira-kira selama lima tahun, apakah qunut Shubuh terus-menerus?
.
” Ia jawab: “Wahai anakku qunut Shubuh itu bid’ah!!
.
Hadits shahih riwayat at-Tirmidzi (no. 402), Ahmad (III/472, VI/394), Ibnu Majah (no. 1241), an-Nasa-i (II/204), ath-Thahawi (I/146), ath-Thayalisi (no. 1328) dan Baihaqi (II/213), dan ini adalah lafazh hadits Imam Ibnu Majah, dan Imam at-Tirmidzi berkata: “Hadits hasan shahih.” Lihat pula kitab Shahih Sunan an-Nasa-i (I/233 no. 1035) dan Irwaa-ul Ghalil (II/182) keduanya karya Imam al-Albany. [4]
.
BAGAIMANA SIKAP KITA SEBAGAI MAKMUM KETIKA SHALAT DIBELAKANG IMAM YG PAKE QUNUT?
.
Ya kita perbanyak baca pujian kepada Allah (Tanpa Mengangkat Tangan) bisa kita baca Rabbana wa lakal hamdu terus kita ulang-ulang sampai 10X tdk ada masalah, Bahkan Nabi pernah membaca Li Rabbiyal Hamdu... Li Rabbiyal Hamdu... Li Rabbiyal Hamdu... Terusssss sebanyak-banyaknya sebab saat itulah saat kita memuji kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. .

Mereka Qunut biarkan Mereka Qunut, kita baca pujian kepada Allah..JANGAN IKUT QUNUTNYA MEREKA.

Tapi kalau Imam Sujud kita wajib ikut karena kita bermakmum dengan Imam tidak boleh kita menyalahi imam, TAPI KALAU IMAM BERBUAT BID'AH KITA TIDAK BOLEH IKUT BID’AH NYA.

JELASSSSS?


Sabtu, 12 Januari 2019

HIni satu hadits yang membicarakan keutamaan berjalan ke masjid di kegelapan, terutama saat shalat Shubuh dan Isya.
Hadits no. 1058 dari Kitab Riyadhus Sholihin, Bab Keutamaan Berjalan ke Masjid
.
عن بُريدَة – رضي الله عنه – ، عن النبيِّ – صلى الله عليه وسلم – ، قَالَ : (( بَشِّرُوا المَشَّائِينَ في الظُّلَمِ إلى المَسَاجِدِ بِالنُّورِ التَّامِّ يَوْمَ القِيَامَةِ)) رواه أبُو دَاوُدَ وَالتِّرمِذِيُّ .
.
Dari Buraidah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
.
“Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan di dalam kegelapan menuju masjid-masjid, bahwa ia akan mendapatkan cahaya sempurna pada hari kiamat.” (HR. Abu Daud, no. 561; Tirmidzi, no. 223. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih)
.
Kesimpulan Mutiara Hadits :

1. Orang beriman mendapatkan kabar gembira tentang keadaannya yang bercahaya pada hari kiamat.
2. Setiap hamba berada dalam kegelapan kecuali orang yang beriman.
3. Hadits ini menunjukkan keutamaan orang yang berjalan di kegelapan dan ini ditemukan dalam shalat Isya’ dan shalat Shubuh yang dilakukan berjamaah di masjid. Mereka yang menjaga shalat tersebut, itulah yang akan mendapatkan cahaya pada hari kiamat.
4. Ada beberapa hikmah shalat berjamaah Isya dan Shubuh di masjid: (a) akan mudah turun berkah dan rahmat, (b) dengan berjamaah bisa menambah ilmu dan mengerti cara beramal shalat yang benar dengan memperhatikan lainnya, (c) keikhlasan dan kekhusyu’an sebagian jamaah akan berpengaruh pada jamaah lainnya, sehingga membuat ibadah seluruh jamaah jadi diterima.


Selasa, 06 Februari 2018


Jaminan Surga Untuk Muslim Yang Sholat Ashar Dan Subuh

Dan telah menceritakan kepada kami Haddab bin Khalid Al Azadi telah menceritakan kepada kami Hammam bin Yahya telah menceritakan kepadaku Abu Jamrah Adl Dluba'i dari Abu Bakr dari Ayahnya,

bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa shalat pada kedua waktu dingin (ashar dan subuh), maka ia akan masuk surga."

Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Umar telah menceritakan kepada kami Bisyr bin As Sari katanya (dan diriwayatkan dari jalur lain) telah menceritakan kepada kami Ibnu Khirasy telah menceritakan kepada kami 'Amru bin 'Ashim, keduanya mendengar Hammam dengan isnad saeperti ini, beliau menisbatkan kepada Abu Bakr, keduanya mengatakan; maksudnya Abu Bakr bin Abu Musa.

HR. Muslim

√√ Nasehat Islam


Minggu, 04 Februari 2018

Dan telah menceritakan kepadaku Harmalah bin Yahya telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahb telah mengabarkan kepadaku Yunus bahwa Ibnu Syihab mengabarkan kepadanya, dia berkata; telah menceritakan kepadaku 'Urwah biun Zubair, bahwa 'Aisyah isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata;

"Dahulu para wanita mukminat menghadiri shalat fajar (subuh) bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dengan mengerudungi kepala dengan kain, kemudian mereka kembali ke rumah masing-masing, mereka tidak dikenal karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mendirikan shalat subuh ketika keadaan masih pagi buta."

HR. Muslim


Rabu, 24 Januari 2018

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Said telah menceritakan kepada kami Abu 'Awanah dari Said bin Ibrahim dari Hafs bin 'Ashim dari Ibnu Buhainah katanya; "Ketika shalat subuh telah diiqamati, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melihat seseorang yang sedang shalat padahal muadzin telah qamat, maka beliau menegurnya: "Apakah kamu shalat subuh empat raka'at?"

HR. Muslim


Telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Ulaiyyah dari Humaid dari Anas ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan Abu Bakar shalatnya ringkas, hingga pada masa Umar, ia mamanjangkan dalam shalat subuh."

HR. Ahmad


Jumat, 19 Januari 2018

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melaksanakan shalat subuh, selesai shalat beliau bertanya: "Apakah ada yang melihat fulan?" para sahabat terdiam, lalu mereka menjawab, "Ya." Dan sahabat tersebut tidak hadir. Kemudian beliau bersabda: "Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang-orang munafik adalah shalat Isya dan subuh, seandainya mereka mengetahui keutamaan yang ada dalam dua shalat tersebut, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak. Shaf (barisan) pertama adalah seperti shafnya para Malaikat, seandainya kalian mengetahui keutamaannya niscaya kalian akan bersegera menyongsongnya. Sungguh, shalatnya seseorang bersama dua orang adalah lebih baik ketimbang dengan satu orang, dan shalatnya seseorang dengan seorang adalah lebih baik dari ia shalat sendirian, semakin banyak jumlahnya akan lebih dicintai oleh Allah Tabaraka Wa Ta'ala."

(HR. Ahmad)


Rabu, 13 Desember 2017

2 Rakaat Sholat Sunnah sebelum Sholat Subuh, Itu lebih baik daripada Dunia dan Seisinya.

- HR. Muslim


Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Bahaya Memberi Nafkah Haram Dari Riba

Menafkahi anak dari hasil yang haram merupakan sebuah tindakan durhaka yang dilakukan oleh orang tua terhadap anak. Nafkah yang haram ialah ...

Ads

Label

Ads

Popular Posts