Ads

Tampilkan postingan dengan label Allah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Allah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Januari 2019



Syaikh ‘Abdurrahman bin Muhammad bin Qasim Al-Hambali An-Najdi rahimahullah menyatakan bahwa Allah tidaklah ridha ada yang menjadikan sekutu bagi Allah dalam ibadah, tidak dengan malaikat yang dekat dengan-Nya, tidak pula dengan nabi yang diutus, lebih-lebih pada makhluk lainnya. Jika Allah tidak ridha disekutukan dengan malaikat dan nabi tersebut padahal keduanya adalah makhluk yang mulia, maka tentu selain keduanya tidak pantas untuk disekutukan. Ibadah hanya boleh ditujukan kepada Allah semata. Allah itu bersendirian dalam hal mencipta, memberi rezeki, dan mengatur jagat raya, maka Dia yang berhak ditujukan ibadah daripada selain-Nya. (Hasyiyah Tsalatsah Al-Ushul, hlm. 18).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Syaikh Ibnu Qasim rahimahullah menyatakan bahwa yang dimaksud masjid adalah tempat yang digunakan untuk shalat, beribadah kepada Allah, dan dzikir kepada-Nya. Juga yang dimaksud dengan masjid adalah anggota sujud. Sedangkan kalimat “maka janganlah kamu berdoa”, ini adalah larangan umum kepada seluruh makhluk dari manusia dan jin agar tidak berbuat syirik kepada Allah. Dalam ayat ada kata “ahadan” yang merupakan bentuk nakirah (dalam istilah Bahasa Arab), maka siapa saja tidak boleh dijadikan sekutu bagi Allah, baik itu yang ditujukan ibadah adalah berhala, wali, pohon, kubur, jin, atau selainnya. Berdoa kepada selain Allah adalah bentuk syirik akbar. Syirik akbar ini adalah dosa yang tidak bisa dimaafkan (jika dibawa mati), baru dimaafkan ketika bertaubat semasa hidup. (Hasyiyah Tsalatsah Al-Ushul, hlm. 18).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Allah Ta’ala berfirman, “Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (QS. An-Nisa’: 48).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Semoga bermanfaat :)

Senin, 21 Januari 2019

Pada masa sekarang ini, di mana banyak diantara kaum muslimin yang sudah sangat menyepelekan masalah aqidah shahihah yang merupakan masalah paling pokok dalam agama ini, maka akan kita dapati dua jawaban yang batil dan kufur dari pertanyaan “Dimana Allah?”. Yang pertama mereka yang mengatakan bahwasanya Alloh ada dalam diri setiap kita? Dan kedua yaitu yang mengatakan Allah ada di mana-mana atau di segala tempat?




Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz menjelaskan,
Banyak ayat-ayat Al Qur’an yang dengan jelas memuat penegasan bahwa Allah itu ada di langit, Dia berada diatas. Hal ini sejalan dengan apa yang dimaksud oleh ayat-ayat yang menggunakan kata-kata bersamayam.
Dengan demikian dapatlah diketahui perkataan ahlu bid’ah : Allah itu berada dimana-mana, merupakan hal yang sangat batil. Perkataan ini merupakan pernyataan firqoh yang beranggapan bahwa alam ini penjelmaan Allah,suatu aliran bid’ah lagi sesat,bahkan aliran kafir lagi sesat serta mendustakan Allah dan RasulNya Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam.
Dikatakan demikian karena dalam riwayat yang sah dari beliau Shalallahu alaihi wa sallam dinyatakan bahwa Allah ada dilangit, sebagaimana sabda beliau Shalallahu alaihi wa sallam, “Tidakkah kalian mau percaya kepadaku padahal aku adalah kepercayaan dari Tuhan yang ada di langit”. [Bukhari no.4351 Kitabul Maghazi; Muslim no.1064 Kitabuz Zakat]
Hal ini juga disebutkan pada hadits-hadits (tentang) Isra’ Mi’raj, dan lain-lain. [Majallatuud Dakwah no.1288]

Minggu, 20 Januari 2019

TANDA KEAGUNGAN & KEKUASAAN ALLAH 'AZZA WA JALLA PADA MAKHLUK-NYA YANG TERBESAR ('ARSY)

Saudaraku rahimakumullaah, mengapa hanya Allah yang berhak disembah? Karena hanya Dia yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Dan diantara tanda ketinggian dan kebesaran Allah 'azza wa jalla adalah penciptaan 'arsy, makhluk terbesar dan posisinya paling tinggi, kemudian Allah istiwa di atas 'arsy,

وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ
.
"Dan Dia (Allah) adalah Rabb 'arsy yang agung (mulia lagi besar)." [At-Taubah: 129]

ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ
.
"Kemudian Allah istiwa di atas 'arsy." [Al-A'rof: 54]

BESARNYA AL-KURSIY & AGUNGNYA AL-'ARSY

Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,

ما السموات السَّبعُ فِي الْكُرْسِيِّ إِلَّا كَحَلْقَةٍ مُلْقَاةٍ بِأَرْضِ فَلَاةٍ، وَفَضْلُ الْعَرْشِ عَلَى الْكُرْسِيِّ كَفَضْلِ تِلْكَ الْفَلَاةِ عَلَى تِلْكَ الْحَلْقَةِ
.
"Tidaklah langit yang tujuh dibandingkan dengan al-kursiy kecuali hanya seperti gelang yang dilemparkan ke padang yang luas, dan besarnya al-'arsy melebihi al-kursiy adalah seperti besarnya padang yang luas melebihi gelang tersebut." [HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Kitab Al-'Arsy dan Al-Baihaqi dalam Al-Asma wa Ash-Shifaat dari Abu Dzar radhiyallahu'anhu, Ash-Shahihah: 109]

TENTANG MALAIKAT PEMIKUL 'ARSY

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

وَيَحْمِلُ عَرْشَ رَبِّكَ فَوْقَهُمْ يَوْمَئِذٍ ثَمَانِيَةٌ
.
“Dan yang memikul ‘arsy Rabbmu di hari itu ada delapan malaikat.” [Al-Haaqah: 17]

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

أُذِنَ لِى أَنْ أُحَدِّثَ عَنْ مَلَكٍ مِنْ مَلاَئِكَةِ اللَّهِ مِنْ حَمَلَةِ الْعَرْشِ إِنَّ مَا بَيْنَ شَحْمَةِ أُذُنِهِ إِلَى عَاتِقِهِ مَسِيرَةُ سَبْعِمِائَةِ عَامٍ
.
“Aku telah diizinkan untuk mengabarkan tentang para malaikat pemikul ‘arsy, sesungguhnya satu malaikat, jarak antara daun telinga sampai ke bahunya, sejauh perjalanan 700 tahun.” [HR. Abu Daud dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu’anhuma, Ash-Shahihah: 151]

Maka kita pun tahu betapa agungnya Allah dan betapa hina, rendah dan kecilnya kita di hadapan-Nya.
.


Jumat, 14 Desember 2018

Rasulullah ﷺ bertanya kepada seorang budak kecil.
.
عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ الْحَكَمِ السُّلَمِي :وَكَانَتْ لِي جَارِيَةٌ تَرْعَى غَنَمًا لِي قِبَلَ أُحُدٍ وَالْجَوَّانِيَّةِ، فَاطَّلَعْتُ ذَاتَ يَوْمٍ فَإِذَا الذِّيبُ قَدْ ذَهَبَ بِشَاةٍ مِنْ غَنَمِهَا، وَأَنَا رَجُلٌ مِنْ بَنِي آدَمَ، آسَفُ كَمَا يَأْسَفُونَ، لَكِنِّي صَكَكْتُهَا صَكَّةً، فَأَتَيْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَظَّمَ ذَلِكَ عَلَيَّ، قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللهِ أَفَلَا أُعْتِقُهَا؟ قَالَ: «ائْتِنِي بِهَا» فَأَتَيْتُهُ بِهَا، فَقَالَ لَهَا: «أَيْنَ اللهُ؟» قَالَتْ: فِي السَّمَاءِ، قَالَ: «مَنْ أَنَا؟» قَالَتْ: أَنْتَ رَسُولُ اللهِ، قَالَ: «أَعْتِقْهَا، فَإِنَّهَا مُؤْمِنَةٌ»
.
Dari Muawiyyah bin al-Hakam as-Sulamy,”Aku mempunyai budak wanita yang menggembala kambingku ke arah bukit Uhud dan al-Jawwaniyyah. Maka suatu hari aku berangkat, lalu mendapati serigala membawa lari salah satu kambingnya. Sedangkan aku adalah salah satu manusia yang merasa sedih dan marah seperti mereka, akupun menamparnya. Lalu aku mendatangi Rosulullah. Maka beliau menganggap besar permasalahanku tersebut. Aku bertanya,’Ya Rosulullah haruskah aku membebaskannya?’ Beliau menjawab’Bawa dia kemari.’ Maka akupun membawanya. Lalu Rosulullah bertanya,’Di manakah Allah?’ dia menjawab,’ Di atas langit.’ Rosulullah bertanya lagi,’ Siapa saya?’ Dia Menjawab,’Engkau utusan Allah.’ Maka Rosulullah berkata,’Bebaskan dia karena dia mukminah.”(HR. Muslim: 537). .
Jariyah (budak Wanita) tersebut menjawab Allah ﷻ di atas langit adalah jawaban yang sesuai dengan fitrahnya karena bisa jadi dia belum belajar sebelumnya.



Capek kalau hidup apa kata pandangan orang.

Berkata benar bisa dianggap sok suci.
Berkata salah bisa dianggap sesat.
Berbuat kebaikan bisa dianggap pencintraan.

Memberi dengan tulus bisa disangka modus.
Lupa memberi bisa dikira kikir.

Sukses didengki,gagal dijauhi.
Saat terkenal didekati,saat sudah tak kenal dicampakan.
Berubah untuk lebih baik disangka aneh,Berubah lebih jelek jadi bahan gunjingan.

Maka,tugas kita bukan untuk membuat semua orang suka dengan apa yang kita lakukan.Tapi tugas kita Adalah agar Allah sellu suka dengan apa yang kita kerjakan.
Jangan sebaliknya,menaati makhluk dalam rangka bermaksiat pada sang Khaliq.

Karena janjiNya jika kita berbuat baik kepada penduduk Dunia, maka penduduk langit akan mendo'akan Kebaikan pada kita.

So, luruskan niat, sempurnakan ikhtiar. Lalu serahkan hasilnya pada ALLAH yang tahu takdir terindah untuk kita :)


Rabu, 17 Oktober 2018


Apa alasanku untuk tidak meminta ampun pada-Nya? Padahal aku telah banyak bermaksiat pada-Nya 
Apa alasanku untuk tidak taat pada-Nya? Padahal Dia yang telah menciptakanku
Apa alasanku untuk tidak menyembah-Nya? Padahal kelak aku akan kembali hanya pada-Nya
Allah Maha Baik, Maha Belas Kasih, Maha Pemberi Maaf 
Allah tahan adzab-Nya untuk kita padahal kita telah melampaui batas
Allah telah mengutus seorang Rasul untuk memberi tuntunan dan Al-Quran sebagai pedoman, tapi sebagian manusia malah memperolok bahkan mendustakan
Mari sama-sama tanyakan pada diri, sampai kapan tuntunan itu hanya akan menjadi sebuah tontonan, ketaatan dianggap sebagai keanehan dan memenuhi segala seruan-Nya dipandang sebagai perilaku berlebihan?

Kamis, 02 Agustus 2018



"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan. Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa dia diniatkan""
(HR. Bukhari)"
.
Dear.. Apakah alasan hijrahmu?
Apakah itu karena ingin dianggap baik, sehingga dapet jodoh yang baik?
Apakah ingin dapet rezeki yang banyak? Atau hanya ikut2an teman?
.
Banyak faktor yang mendorongmu mepangkah ke arah yang lebih baik. Secara kasat mata, ketika orang lain melihat perubahanmu mungkin dinilai cukup mengesankan. Namun #tanyahati .. Sudahkah hijrahmu diniatkan karena Allah? Atau sebatas materi dan dunia?
.
Tenang, kau akan dapat apa yang kau niatkan kok. Jika itu sebatas, pujian, materi, kau akan kecewa. Sebab itu semua perkara dunia. Jika tak mendapatkannya, mudah sekali kita balik ke masa lalu yang jahiliyah.
Sekali lagi, kau merugi.. karena hijrahmu tak mendatangkan berkah dan pahala, sebab tak kau sertakan Allah dalam niatmu. 😀
.
Jika iya, maka saatnya pugar niat dari sekarang! Luruskan niat hijrahmu karena Allah ya dear 😊
.
#HijrahSetengahMateng

Minggu, 29 Juli 2018


Proses Taat itu adalah proses memaksakan dari dari keinginan atau nafsu yang gak sesuai dengan syari'at Islam. Karena sudah dipastikan, banyak sekali nafsu yang keluar dari diri untuk berkaksiat. Maka disinilah proses taat diuji, akan kah kita memaksa untuk tetap taat pada Allah atau membuat banyak alasan agar kita dapat bermaksiat.
.
Nah, selama bulan Ramadhan kemarin, Alhamdulillah kita sudah berlatih untuk menahan nafsu dan memaksakan diri untuk taat. Seperti rajin menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, dan menghindari dari hal-hal yang menghilangkan pahala puasa. .
eiittts tapi, bukan berarti semangat ketaqwaan itu hanya berlaku pada bulan Ramadhan aja. Justru penerapan dari latihan kemarin adalah 11 bulan kedepan ya dear. Biar gak dibioang Taatnya kita hanya "musiman" hehehe
.
#SemangatFiiSabiililLaah



Keberhasilan dan kesuksesan itu jika mendapat ridho dari Allah ta'ala. Maka niatkanlah segalanya semata mengharap ridho-Nya
.
Dan di antara manusia ada yang mengorbankan dirinya untuk meraih keridhaan Allah. Dan Allah Maha Penyantun terhadap hamba-hamba-Nya”. (Al-Baqarah: 207)
.
Dear #Lovalila semua orang pasti ingin merasakan keberhasilan dan kesuksesan namun jarang mengetahui kesuksesan yang sebenarnya itu adalah Ridha Allah
.
banyak yang berkorban untuk harta karena mereka berfikiran bahwa materi adalah standar kesuksesannya
.
banyak juga yang berkorban untuk mendapatkan kekuasaan karena berfikiran ketika kita sudah berkuasa maka itulah keberhasilan
.
padahal contoh diatas adalah hal-hal yang tidak bisa memuaskan diri kita, ketauhilah Dear hanya Ridha Allah yang memberi kemantapan hati maka bagi orang-orang yang berkorban memperjuangkan agar mendapatkan Ridha-Nya Allah maka dia lah yang berhasil dan sukses, .
Hadis riwayat Abu Said Al-Khudri ra: Bahwa Nabi saw. bersabda: Sesungguhnya Allah berfirman kepada penghuni surga: Hai penghuni surga! Mereka menjawab: Kami penuhi seruan-Mu wahai Tuhan kami, dan segala kebaikan ada di sisi-Mu. Allah melanjutkan: Apakah kalian sudah merasa puas? Mereka menjawab: Kami telah merasa puas wahai Tuhan kami, karena Engkau telah memberikan kami sesuatu yang tidak Engkau berikan kepada seorang pun dari makhluk-Mu. Allah bertanya lagi: Maukah kalian Aku berikan yang lebih baik lagi dari itu? Mereka menjawab: Wahai Tuhan kami, apa yang lebih baik dari itu? Allah menjawab: Akan Aku limpahkan keridaan-Ku atas kalian sehingga setelah itu Aku tidak akan murka kepada kalian untuk selamanya. (HR. Muslim)
.
Ma Syaa Allah 😇 Dunia ini tidak ada apa-apanya, jika kita berniat melakukan semuanya karena ingin mendapat Ridha Allah maka Ridha Allah berhak untuk kita dapatkan In Syaa Allah
.
#SemangatFiiSabiilillaah

Minggu, 03 Juni 2018

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,

إن الله يقول يوم القيامة: أين المتحابون بجلالي اليوم أظلهم في ظلي يوم لا طل إلا طلي
.
“Sesungguhnya Allah akan bertanya nanti pada hari Kiamat : “Dimanakah orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku? Pada hari ini Aku akan menaungi mereka di bawah naungan-Ku yang tiada yang tiada naungan kecuali naungan-Ku"

Allah Ta'ala berfirman dalam sebuah hadis qudsi,
.
قال الله عز وجل: المتحابون في جلالي لهم منابر من نور يغطهم النبيون والشهداء.
.
“Orang-orang yang saling mencintai karena keagunganKu, bagi mereka mimbar-mimbar dari cahaya yang membuat cemburu para Nabi dan Syuhada"

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

إن من عباد الله عبادا ليسوا بأنبياء، يغبطهم الأنبياء والشهداء، قيل: من هم لعلنا نحبهم؟ قال: هم قوم تحابوا بنور الله من غير أرحام ولا أنساب، وجو ههم نور على منا بر من نور، لا يخافون إذا خاف الناس، ولا يحزنون إذا حزن الناس، ثم قرأ:
ألا إن أوليـاء الله لا خوف عليهم ولا هم يحزنون
.
“Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah ada yang bukan Nabi, tetapi para Nabi dan Syuhada merasa cemburu terhadap mereka.

Ditanyakan : “Siapakah mereka? Semoga kami dapat mencintai mereka. Nabinya menjawab : “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena cahaya Allah tanpa ada hubungan keluarga dan nasab di antara mereka. Wajah-wajah mereka tidak taku di saat manusia takut dan mereka tidak bersedih di saat manusia bersedih.

Kemudian beliau Shallallahu ‘alaihi wa Sallam membacakan ayat : “Ingatlah sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati (QS. Yunus : 62)

Semoga kita dikumpulkan oleh Allah di akhirat dengan para nabi dan rasul, para shiddiqin, syuhada, dan para ulama pewaris Nabi... Karena mencintai dan saling berkasih sayang dengan mereka. Aamiin.


Jumat, 04 Mei 2018


Cukuplah kepada Allah, untukmu mengadu,
Cukuplah hanya Allah, tempatmu mengeluh,

Berharap dengan cara ini Allah berkenan meridhoi,
Dan dengan kebaikanNya yang tak terhingga,
Semoga hati yang gundah menjadi tenang kembali,
Dan segala kesedihan lekas berganti dengan bahagia,

Cukuplah Allah sebagai tempat mengeluh,
Karena Ia yang paling mengerti akan dirimu,
Dan Ia selalu mengusahakan segala yang terbaik untukmu,

Yakinlah wahai hati yang bersedih,
Ketahuilah bahwa Allah begitu menyayangimu,
Ia memberimu kesedihan ini untuk menyadarkanmu akan telah jaunya engkau berjalan ke arah yang salah,

Ketahuilah bahwa Allah merindukanmu,
Kembalilah kepadaNya,
Dia menunggu kedatanganmu untuk kembali kejalanNya,

Karena telah Ia siapkan hadiah yang indah lagi menawan untukmu,
Sebuah tempat beristirahat yang baik di akhir perjalanan,
Yang akan membuatmu lupa betapa lelahnya berjalan,

Sudahi sedihmu,
Datanglah kepada Allah dan cukupkan hatimu denganNya,
Lalu yakinilah bahwa segalanya akan baik-baik saja dan akan berakhir bahagia,
Insyaallah 😊
.
Semoga bermanfaat
.


Kamis, 19 April 2018



Muslimah Cantik Indonesia 



Ya Allah..
Maafkan aku,
Maafkan aku yang selalu lalai dalam perintah-MU
Maafkan aku yang selalu khilaf atas aturan-MU
Maafkan aku yang tak pernah mampu menguasai dan mengontrol nafsuku
Maafkan aku..
.
Aku tau diri ini teramat hina,
Aku tau diri sangatlah bersalah,
Aku tahu diri ini sungguh tidak pantas,
.
Namun apalah dayaku?
Aku tak pernah mampu tanpa-MU
Aku tak akan ada artinya tanpa rahmat-MU
Dan tanpa Hidayah-MU permohonan maaf takkan pernah ku utarakan😔
.
Ya Allah...
Maafkan aku,
Aku hanya ingin ridha-MU dalam membimbingku
Aku juga ingin merasakan Jannah-MU
Meski dalam hati kadang aku bertanya,
Pantaskah aku???
Pantaskah diri yang jauh dari kata suci berada di sana??
Astagfirullah...😭💔
.
Ya Allah...
Teguhkan imanku di atas agama-MU
Kuatkan hatiku agar tetap bertaqwa kepada-MU
Sungguh, kuakui tak ada dekapan dan pelukan yang indah selain dari Rahmat-MU
.
Ya Allah... Maafkan aku😔😔😔😭😭😭
.
.
.


Rabu, 04 April 2018

Muslimah Cantik Indonesia

SINGA-SINGA ALLAH TELAH BANGUN DAN BERSATU DI SELURUH DUNIA, TUNGGULAH WAHAI MUSUH-MUSUH ALLAH


Gemuruh gema takbir membahana seantero dunia
Menyuarakan kebangkitan dan perlawanan
Atas rezim bengis diktator Myanmar
Dan rezim zalim di atas muka bumi
Rezim kanibal berkepala batu
Bergandengan tangan dengan rezim ateis berhati busuk
Pongah berteriak memusuhi Allah dan kaum muslimin

Berteriak sombong membangkang Allah
Merampok, membunuh, membakar, mencincang manusia
Demi syahwat materialisme, secuil harta yang tak ada guna
Kalian pikir dengan itu akan bahagia
Padahal kehinaan dan kenistaan di depan mata
Diingatkan baik-baik malah semakin pongah
Semakin sombong tak tahu diri

Tapi perlu di ingat oleh kalian
Singa-singa Allah  di seluruh dunia telah bangun
Merobek kekang nasionalisme
Bersatu dalam ikatan iman
Sesaat lagi akan melumat rezim zalim diktator di atas bumi
Termasuk kalian di myanmar
Lubang kuburan massal akan segera tiba
Untuk rezim bengis dan para cecunguknya
Terjungkal nista di atas kubangan dosa
Membusuk, terhina tak ada guna

Singa-singa Allah telah bangun dan bersatu
Di seantero dunia, merobek sekat nasionalisme
Berjuang demi agama dan bumi Allah
Dibawah panji-panji tauhid yang mulia
Dari tangan-tangan nista berkubang  darah dan dosa
Penyembah harta dunia dan nafsu angkara murka 

Singa-singa Allah telah bangun dan bersatu
Membawa pesan-pesan perdamian
Dakwah rahmatan lil ‘alamin
Menukarkan harta, tenaga, jiwa dengan surga
Tak pernah ada kata takut kepada musuh-musuh Allah
Hidup mulia atau mati syahid
Itu tekad yang tertanam dalam jiwa
Bersama iman yang terus berkobar

Singa-singa Allah telah bangun dan bersatu
Melumat segala penjajahan di muka bumi
Melumat segala kezaliman atas kehidupan manusia
Syahid di medan jihad atau menang dalam kemuliaan
Demi memuliakan seluruh umat manusia
Tak pandang agama, ras, suku dan bahasa
Menabur rahmat bagi manusia dan alam semesta

Wahai musuh-musuh Allah
Wahai para pengkhianat agama
Kembalilah kepada jalan Allah
Sebelum semuanya terlambat
Sebelum penyesalan seumur hidup kalian

Singa-singa Allah telah bangun dan bersatu
Siap mengorbankan segalanya karena Allah
Segala kegelapan dan  kezaliman akan segera sirna
Segala kepongahan akan musnah
Segala keangkuhan akan binasa
Akan segera muncul cahaya kemuliaan Islam
Menerangi jagad raya

Sungguh kami merindu pertolonganMu ya Allah
Merindu serindu-rindunya  ya Rabb
Amin ya mujiba saailin


Muslimah Cantik Indonesia

💌Allah Sebaik-Baik Tempat Curhat💌
.
Salah satu fenomena yang banyak beredar pada masa kini adalah kecenderungan untuk curhat di media sosial.
.
Media sosial seperti facebook, twitter, instagram dan lain-lain seolah menjadi wahana untuk mengatakan pada dunia : "Aku sakit"
"Aku hancur"
"Berlinang air mata"
.
dan lain sebagainya.
.
Padahal islam telah menunjukkan pada manusia sebaik-baik tempat curhat. Yang tidak akan mengecewakan, selalu memberikan solusi yang terbaik, dan tidak akan pernah meninggalkanmu.
.
Di dalam Al-Quran Al-Karim, dalam satu kisah terbaik, Nabi Ya'qub pernah berkata :
.
إِنَّمَا أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إِلَى اللَّهِ
.
"Sesungguhnya hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku." (QS Yusuf : 86)
.
Yuk, perbanyak curhat kepada Allah.
.
Silakan dishare, semoga bermanfaat : )
.
==========


Muslimah Cantik Indonesia
Allah Sebaik-Baik Tempat Curhat


.
Salah satu fenomena yang banyak beredar pada masa kini adalah kecenderungan untuk curhat di media sosial.
.
Media sosial seperti facebook, twitter, instagram dan lain-lain seolah menjadi wahana untuk mengatakan pada dunia : "Aku sakit"
"Aku hancur"
"Berlinang air mata"
.
dan lain sebagainya.
.
Padahal islam telah menunjukkan pada manusia sebaik-baik tempat curhat. Yang tidak akan mengecewakan, selalu memberikan solusi yang terbaik, dan tidak akan pernah meninggalkanmu.
.
Di dalam Al-Quran Al-Karim, dalam satu kisah terbaik, Nabi Ya'qub pernah berkata :
.
Ø¥ِÙ†َّÙ…َا Ø£َØ´ْÙƒُÙˆ بَØ«ِّÙŠ ÙˆَØ­ُزْÙ†ِÙŠ Ø¥ِÙ„َÙ‰ اللَّÙ‡ِ
.
"Sesungguhnya hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku." (QS Yusuf : 86)
.
Yuk, perbanyak curhat kepada Allah.
.
Silakan dishare, semoga bermanfaat : )
.
==========

Minggu, 01 April 2018

BILA ALLAH TIDAK MENGHENDAKI KITA LAGI

Allah akan sibukkan kita dengan urusan dunia.

Allah akan sibukkan kita dengan urusan anak-anak.

Allah akan sibukkan kita dengan urusan menjalankan perniagaan dan harta.....

Allah akan sibukkan kita dengan urusan mengejar karir, pangkat dan jabatan.....

Alangkah ruginya karena kesemuanya itu akan kita tinggalkan.....

Sekiranya kita mampu bertanya pada orang-orang yang telah pergi terlebih dulu menemui Allah Subhana Wa Ta'alla  dan jika mereka diberi peluang untuk hidup sekali lagi,
Tentu mereka akan memilih untuk memperbanyak amal ibadah.....

sudah semestinya mereka memilih tidak lagi akan bertarung mati-matian untuk merebut dunia, yang sudah jelas-jelas tidak bisa dibawa mati.....

Karena tujuan kita diciptakan adalah untuk menyembah Allah, beramal dan beribadah kepada Allah..........

Kita mungkin cemburu apabila melihat orang lain lebih dari kita, dari segi gaji, pangkat, harta, jabatan, rumah besar, mobil mewah.....

Kenapa kita tidak pernah cemburu melihat ilmu agama orang lain lebih dari kita.....

Kita tidak pernah cemburu melihat orang lain lebih banyak amalan dari kita.....

Kita tidak pernah cemburu apabila melihat orang lain bangun di sepertiga malam, sholat tahajud dan bermunajat kepada Allah.....

Kita tidak pernah cemburu apabila melihat orang lain setiap hari sholat subuh berjamaah di masjid dekat rumah kita.....

Kita hanya cemburu apabila melihat orang lain ganti kendaraan dengan yang lebih mewah.....

Kita cemburu apabila melihat orang lain bisa setiap tahun liburan.....

Kita hanya cemburu apabila melihat orang lain  bergelimang harta, tahta dan Wanita. Cemburu karena dia bisa jadi gubernur, bupati ataupun Walikota.....

Tetapi jarang kita cemburu apabila melihat orang lain yang bisa khatam Al'Quran sebulan dua kali.....

kita jarang cemburu apabila melihat mualaf yang Faham isi AlQur'an.....

Kita jarang cemburu apabila melihat orang lain berbuat untuk menegakkan Akidah Islam.....

Kita jarang cemburu kepada orang yang berjihad di jalan Allah.....

Kita jarang cemburu kepada orang yang mewakafkan dirinya dan semua Hartanya dijalan Allah......

Setiap kali menyambut hari ulang tahun, kita sibuk mau merayakan sebaik mungkin,
tetapi kita telah lupa dengan bertambahnya umur kita.....
maka panggilan Illahi makin bertambah dekat...

Kita patut bermuhasabah mengenai persiapan ke satu perjalanan yang jauh, yang tidak akan kembali untuk selama-lamanya. Karena Hidup di dunia menentukan kehidupan yg kekal nanti di akhirat..........

Sesungguhnya

MATI itu PASTI....

ALAM KUBUR itu BENAR, 

HISAB itu BENAR, 

MAHSYAR ALLAH itu BENAR,

SYURGA dan NERAKA itu BENAR.......

Penyesalan itu selalu terlambat.......
Menunda Taubat menunggu usia Tua.....
Itupun kalau masih sempat....
Sebab syarat MATI gak harus tua, gak harus sakit.....

Penyelesaian masalah hidup adalah melalui iman dan amal.
Iman sebesar zarrah pun, Allah muliakan dgn syurga serendah rendahnya 10x dunia beserta isinya

Lalu mengapa kita tak mau menambah bekal hidup kita dengan Iman, Ibadah dan Amalan baik.....???

Mudah-mudahan hidup kita selamat di dunia dan Akhirat dan selalu bermanfaat untuk Ummat dan kita termasuk orang-orang yang Allah ridhoi, untuk masuk ke syurgaNya.....

آمـــــين يا ربّ العالمــين


BILA ALLAH TIDAK MENGHENDAKI KITA LAGI

Allah akan sibukkan kita dengan urusan dunia.
Allah akan sibukkan kita dengan urusan anak-anak.
Allah akan sibukkan kita dengan urusan menjalankan perniagaan dan harta.....
Allah akan sibukkan kita dengan urusan mengejar karir, pangkat dan jabatan.....
Alangkah ruginya karena kesemuanya itu akan kita tinggalkan.....
Sekiranya kita mampu bertanya pada orang-orang yang telah pergi terlebih dulu menemui Allah Subhana Wa Ta'alla  dan jika mereka diberi peluang untuk hidup sekali lagi,
Tentu mereka akan memilih untuk memperbanyak amal ibadah.....
sudah semestinya mereka memilih tidak lagi akan bertarung mati-matian untuk merebut dunia, yang sudah jelas-jelas tidak bisa dibawa mati.....
Karena tujuan kita diciptakan adalah untuk menyembah Allah, beramal dan beribadah kepada Allah..........



Kita mungkin cemburu apabila melihat orang lain lebih dari kita, dari segi gaji, pangkat, harta, jabatan, rumah besar, mobil mewah.....
Kenapa kita tidak pernah cemburu melihat ilmu agama orang lain lebih dari kita.....
Kita tidak pernah cemburu melihat orang lain lebih banyak amalan dari kita.....
Kita tidak pernah cemburu apabila melihat orang lain bangun di sepertiga malam, sholat tahajud dan bermunajat kepada Allah.....
Kita tidak pernah cemburu apabila melihat orang lain setiap hari sholat subuh berjamaah di masjid dekat rumah kita.....

Kita hanya cemburu apabila melihat orang lain ganti kendaraan dengan yang lebih mewah.....
Kita cemburu apabila melihat orang lain bisa setiap tahun liburan.....
Kita hanya cemburu apabila melihat orang lain  bergelimang harta, tahta dan Wanita. Cemburu karena dia bisa jadi gubernur, bupati ataupun Walikota.....
Tetapi jarang kita cemburu apabila melihat orang lain yang bisa khatam Al'Quran sebulan dua kali.....
kita jarang cemburu apabila melihat mualaf yang Faham isi AlQur'an.....
Kita jarang cemburu apabila melihat orang lain berbuat untuk menegakkan Akidah Islam.....
Kita jarang cemburu kepada orang yang berjihad di jalan Allah.....
Kita jarang cemburu kepada orang yang mewakafkan dirinya dan semua Hartanya dijalan Allah......
Setiap kali menyambut hari ulang tahun, kita sibuk mau merayakan sebaik mungkin,
tetapi kita telah lupa dengan bertambahnya umur kita.....
maka panggilan Illahi makin bertambah dekat...
Kita patut bermuhasabah mengenai persiapan ke satu perjalanan yang jauh, yang tidak akan kembali untuk selama-lamanya. Karena Hidup di dunia menentukan kehidupan yg kekal nanti di akhirat..........
Sesungguhnya

MATI itu PASTI....
ALAM KUBUR itu BENAR, 
HISAB itu BENAR, 
MAHSYAR ALLAH itu BENAR,
SYURGA dan NERAKA itu BENAR.......
Penyesalan itu selalu terlambat.......
Menunda Taubat menunggu usia Tua.....
Itupun kalau masih sempat....
Sebab syarat MATI gak harus tua, gak harus sakit.....
Penyelesaian masalah hidup adalah melalui iman dan amal.
Iman sebesar zarrah pun, Allah muliakan dgn syurga serendah rendahnya 10x dunia beserta isinya
Lalu mengapa kita tak mau menambah bekal hidup kita dengan Iman, Ibadah dan Amalan baik.....???
Mudah-mudahan hidup kita selamat di dunia dan Akhirat dan selalu bermanfaat untuk Ummat dan kita termasuk orang-orang yang Allah ridhoi, untuk masuk ke syurgaNya.....
آمـــــين يا ربّ العالمــين

Selasa, 27 Maret 2018


Dari Abdullah bin Mas'ud ;

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Malulah engkau kepada Allah dengan sebenar-benar malu." Ia berkata; Kami bertanya; Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami malu, alhamdulillah. 

Beliau menjawab: "Bukan demikian, tetapi barangsiapa yang malu kepada Allah dengan sebenar-benar malu, hendaklah ia menjaga kepala dan apa yang dikandungnya, menjaga perut dan apa yang ditampungnya, hendaklah ia mengingat kematian dan kebinasaan, barangsiapa yang menginginkan akhirat, hendaklah ia meninggalkan perhiasan dunia. Barangsiapa yang melakukan itu semua, ia telah malu kepada Allah Azza wa Jalla dengan sebenar-benar malu."

(HR. Ahmad)


Senin, 19 Februari 2018

Allah SWT berfirman:

اَكَانَ لِلنَّاسِ عَجَبًا اَنْ اَوْحَيْنَاۤ  اِلٰى رَجُلٍ مِّنْهُمْ اَنْ اَنْذِرِ النَّاسَ وَبَشِّرِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اَنَّ لَهُمْ قَدَمَ صِدْقٍ عِنْدَ رَبِّهِمْ  ۗ  قَالَ الْكٰفِرُوْنَ اِنَّ هٰذَا لَسٰحِرٌ مُّبِيْنٌ

"Pantaskah manusia menjadi heran bahwa Kami memberi wahyu kepada seorang laki-laki di antara mereka, Berilah peringatan kepada manusia dan gembirakanlah orang-orang beriman bahwa mereka mempunyai kedudukan yang tinggi di sisi Tuhan. Orang-orang kafir berkata, Orang ini (Muhammad) benar-benar pesihir."

(QS. Yunus 10: Ayat 2)

Allah SWT berfirman:

اِنَّ رَبَّكُمُ اللّٰهُ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ فِيْ سِتَّةِ اَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِ يُدَبِّرُ الْاَمْرَ ۗ  مَا مِنْ شَفِيْعٍ اِلَّا مِنْۢ بَعْدِ اِذْنِهٖ  ۗ  ذٰ لِكُمُ اللّٰهُ رَبُّكُمْ فَاعْبُدُوْهُ   ۗ  اَفَلَا تَذَكَّرُوْنَ

"Sesungguhnya Tuhan kamu Dialah Allah yang menciptakan langit dan Bumi dalam enam masa kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy (singgasana) untuk mengatur segala urusan. Tidak ada yang dapat memberi syafaat kecuali setelah ada izin-Nya. Itulah Allah, Tuhanmu, maka sembahlah Dia. Apakah kamu tidak mengambil pelajaran?"

(QS. Yunus 10: Ayat 3)


Minggu, 18 Februari 2018

Kedudukan Disisi Allah • Fatwa NU

"Kalau mau tahu kedudukanmu di sisi Allah, lihatlah di mana Dia menempatkanmu." -Ibnu Atha'illah Al-Iskandari-
.
Kata “di mana” tidak menyarankan profesi atau tempat dalam arti fisik. Kata itu merujuk pada pengertian perilaku kita sehari-hari. Apakah keseharian kita berada dalam perilaku yang diridhai atau dimurkai-Nya?
.
Syekh Syarqawi menyatakan bahwa hikmah Syekh Ibnu Athaillah ini bisa dipahami dalam dua konteks. Dalam konteks kalangan awam, derajat kita di sisi Allah bergantung pada ketaatan dan kemaksiatan yang mengisi hari-hari kita. Sedangkan dalam konteks kalangan tertentu (khawas), martabat sesorang di sisi Allah ditentukan pada sejauh mana seseorang menempati kedudukan muqarrabin atau abrar di mana sesuatu yang dianggap sudah baik oleh kalangan abrar belum tentu bernilai baik bagi kalangan muqarrabin sehingga masyhur di kalangan sufi bahwa hasanatul abrar sayyi’atul muqarrabin (kebaikan abrar adalah keburukan bagi muqarrabin). Simak penjelasan Syekh Syarqawi dalam redaksi berikut ini:
.
“(Kalau mau tahu kedudukanmu di sisi Allah), apakah kau termasuk hamba yang diterima dan berbahagia atau hamba yang ditolak dan celaka, (lihatlah di mana Dia menempatkanmu), apakah perbuatan taat atau maksiat. Siapa saja yang diterima dan berbahagia, maka ia akan digerakkan oleh Allah pada ketaatan yang diridhai-Nya. Sedangkan orang yang celaka, maka ia akan digerakkan oleh Allah pada pelanggaran yang dimurka oleh-Nya. Ini berlaku dalam konteks orang awam. Dalam konteks kalangan tertentu (khawash), dapat dikatakan, (Kalau mau tahu kedudukanmu) derajatmu (di sisi Allah), apakah kau termasuk kalangan muqarrabin atau bukan, (lihatlah di mana Dia menempatkanmu) Dia memasukkan kebesaran dan keagungan-Nya ke dalam batinmu. Rasulullah SAW bersabda, ‘Siapa yang ingin mengetahui derajatnya di sisi Allah, perhatikan kedudukan-Nya di dalam hati,’” (Lihat Syekh Syarqawi, Syarhul Hikam, Al-Haramain, 2012 M, juz I, halaman 62).
.
***
.

.
#nahdlatululama #nuonline #nuonline_id #quotes #quotesoftheday #islamicquotes #ulamaquotes #kutipan #kutipanislami #alhikam #ibnuathaillah


Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Bahaya Memberi Nafkah Haram Dari Riba

Menafkahi anak dari hasil yang haram merupakan sebuah tindakan durhaka yang dilakukan oleh orang tua terhadap anak. Nafkah yang haram ialah ...

Ads

Label

Ads

Popular Posts