Ads

Tampilkan postingan dengan label nikmat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nikmat. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Februari 2019



ISTIDRAJ

Istidraj artinya suatu jebakan berupa kelapangan rezeki padahal yang diberi dalam keadaan terus menerus bermaksiat pada Allah.
.
Dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا رَأَيْتَ اللهَ تَعَالَى يُعْطِي الْعَبْدَ مِنَ الدُّنْيَا مَا يُحِبُّ وَهُوَ مُقِيمٌ عَلَى مَعَاصِيْهِ فَإِنَّمَا ذَلِكَ مِنهُ اسْتِدْرَاجٌ
.
“Bila kamu melihat Allah memberi pada hamba dari (perkara) dunia yang diinginkannya, padahal dia terus berada dalam kemaksiatan kepada-Nya, maka (ketahuilah) bahwa hal itu adalah istidraj (jebakan berupa nikmat yang disegerakan) dari Allah.” (HR. Ahmad 4: 145. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan dilihat dari jalur lain). Allah Ta’ala berfirman,

فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ مُبْلِسُونَ
.
“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.” (QS. Al An’am: 44)
.
Dalam Tafsir Al Jalalain (hal. 141) disebutkan, “Ketika mereka meninggalkan peringatan yang diberikan pada mereka, tidak mau mengindahkan peringatan tersebut, Allah buka pada mereka segala pintu nikmat sebagai bentuk istidraj pada mereka. Sampai mereka berbangga akan hal itu dengan sombongnya. Kemudian kami siksa mereka dengan tiba-tiba. Lantas mereka pun terdiam dari segala kebaikan.”
.
Syaikh As Sa’di menyatakan, “Ketika mereka melupakan peringatan Allah yang diberikan pada mereka, maka dibukakanlah berbagi pintu dunia dan kelezatannya, mereka pun lalai. Sampai mereka bergembira dengan apa yang diberikan pada mereka, akhirnya Allah menyiksa mereka dengan tiba-tiba. Mereka pun berputus asa dari berbagai kebaikan. Seperti itu lebih berat siksanya. Mereka terbuai, lalai, dan tenang dengan keadaan dunia mereka. Namun itu sebenarnya lebih berat hukumannya & jadi musibah yang besar.” (Tafsir As Sa’di, hal. 260).


Sabtu, 12 Januari 2019


Di antara nikmat besar yang sering dilalaikan manusia adalah nikmat mendapatkan waktu luang. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ “Ada dua nikmat yang banyak membuat manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan nikmat waktu luang.”[1]

Kita bisa melihat kondisi diri kita, ketika kita sedang ada waktu luang. Kita justru menghabiskan waktu tersebut untuk hal-hal yang tidak ada manfaatnya, baik manfaat untuk kehidupan di dunia, lebih-lebih manfaat untuk kehidupan kita di akhirat kelak. Kita jutsru menghabiskan waktu untuk main game seharian, atau nonton serial film, atau mengecek timeline facebook dari ujung atas sampai ujung bawah dilihat dan dibaca satu-satu padahal tidak ada status yang berfaidah. Atau ngobrol di grup whatsapp sampai ke sana ke mari ratusan chat, yang terkadang membuat kita terjerumus ke dalam dosa besar berupa menggunjing aib saudara kita. Kondisi yang hampir kita tidak lakukan ketika kita sedang sibuk dengan urusan-urusan penting sehingga kita tidak memiliki waktu yang cukup untuk sekedar istirahat.

Padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengingatkan kita, bahwa di antara tanda baiknya Islam seseorang adalah dengan meninggalkan hal-hal yang tidak ada manfaatnya. Diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيهِ “Di antara (tanda) kebaikan Islam seseorang adalah (dia) meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat.”[2]

Oleh karena itu, manfaatkanlah waktu untuk hal-hal yang bermanfaat. Demikian juga semua nikmat Allah Ta’ala yang lainnya. Jika tidak, bisa jadi Allah Ta’ala justru akan menguji kita dengan berbagai hal yang membahayakan diri kita sendiri. Bentuknya, justru kita menggunakan nikmat tersebut dalam hal-hal yang Allah Ta’ala haramkan.


Minggu, 29 Juli 2018



Bekerja karena Dunia, bahagianya sementara, sengsara setelahnya. Bekerja karena-Nya, dunia dan akhirat kan Allah jaminkan untuknya.
.
Maka, bekerjalah karena Allah.. Hadirkan Allah dalam semangat bekerja kita, jangan sampai keikhlasan ini terabaikan, kerja kita hanya mengharap materi semata. Gantilah harapanmu, tak hanya materi dunia tapi juga dibalas pahala oleh-Nya, itulah yg utama.
.
Sebab apa-apa yang engkau butuhkan telah Allah jamin, maka ngga perlu kalangkabut meraih sesuatu yang diimpikan dengan cara yang melanggar aturan-Nya. Akibatnya rezeki yang didapat malah ngga berkah, akhirnya sengsara dan berujung di neraka.
.
Hidup ini pilihan, antara halal dan haram, yang nantinya menentukan tempat akhir kita selama-lamanya.. Neraka atau Surga. Kamu pilih mana? 😊
.
#HijabAlila #SemangatFiiSabiilillaah

Jumat, 16 Februari 2018

Bertobat Sebelum Terlambat • Islam Nasehat

Mumpung kamu masih hidup di dunia, yuk bertobat dan berhijrah supaya tidak menyesal setelah mati.

Allah SWT berfirman:

وَلَوْ تَرٰۤى اِذِ الْمُجْرِمُوْنَ نَاكِسُوْا رُءُوْسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ  رَبَّنَاۤ اَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًـا اِنَّا مُوْقِنُوْنَ

"Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (mereka berkata), Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), niscaya kami akan mengerjakan kebajikan. Sungguh, kami adalah orang-orang yang yakin. "

(QS. As-Sajdah: Ayat 12)

√ Nasehat Islam

√ @islam_nasehat

√ www.islam-nasehat.tk


Rabu, 07 Februari 2018

ayam kecap,, yang udah mau abis, tinggal sedikit lg, ,, krn pas ayammya masih banyak lupa photo haha.. _

yg perlu resepnya, ini yaaa,,
_

Resep Ayam Kecap Nikmat • Marimasak

AYAM KECAP

Bahan

1/2 ekor ayam, potong 6 bagian, tambahkan 1/2 sendok teh garam dan 2 sendok makan air jeruk nipis, aduk rata
4 siung bawang putih, memarkan
1/2 ruas jari jahe, memarkan
2 butir bawang merah dan bawang putih
5 sendok makan Kecap Manis
2 sdm saus tiram
1/2 sendok teh lada putih bubuk
1/4 sendok teh garam
1 buah tomat, potong panjang
1 cm asam
100 ml air
Minyak goreng secukupknya untuk menggoreng
1 sendok makan margarin, untuk menumis

Cara Memasak
Panaskan minyak, goreng ayam dalam minyak panas hingga setengah matang, tidak sampe kering, angkat, sisihkan.
Panaskan margarin/minyak goreng, tumis jahe, bawang merah, bawang putih dan tomat yang sudah dihaluskan hingga harum,
Masukkan ayam, aduk sebentar.
Tambahkan Kecap Manis, saus tiram, air, garam, lada, dan asam, masak hingga matang. koreksi rasa, angkat...
Sajikan hangat.


Walaupun sarden kalengan siap saji itu bisa langsung di makan tapi menurut saya rasanya kurang gurih aja..saya lebih suka dimasak lagi dengan tambahan irisan tomat,bawang dan cabe..Hhmm jadi lebih enak tentunya..pas dilidah pemasaknya..Hhehhee..😁😁😁
.
.
.
Resep mudahnya ada dibawah ini 👇👇
.
.
.

Sarden Sederhana

Bahan-bahan ::
2 Kaleng Sarden Siap Saji
2 sdm Minyak untuk menumis
1/2 Siung Bawang bombai iris dadu kecil
4 Siung Bawang Putih iris tipis
5 Siung Bawang Merah iris tipis
3 buah Cabe Merah iris serong
6 buah Cabe Rawit iris serong (opsional)
2 Buah Tomat iris kotak
Secukupnya Garam
Secukupnya Gula
1/2 sdt Kaldu Bubuk
500 ml Air
1 sdm Kecap manis (Boleh skip)

Langkah-langkah ::
Siapkan penggorengan..panaskan minyak goreng, masukkan semua irisan bawang, irisan cabe dan irisan tomat,masak hingga harum dan tomat layu.
Masukkan sarden beserta kuah saosnya..tuang air,beri garam,gula pasir, kaldu bubuk & kecap manis, aduk rata. Masak hingga matang. Siap sajikan.


Selasa, 30 Januari 2018


Nikmat Yang Harus Disyukuri • Aulia Izzatunisa

Saudaraku, salah satu nikmat yang wajib kita syukuri selain nikmat iman dan nikmat Islam adalah nikmat penciptaan. Kita wajib bersyukur karena Alloh menciptakan kita sebagai manusia, bukan batu, bukan hewan, bukan tumbuhan, atau makhluk Alloh yang lainnya. Karena manusia adalah makhluk yang Alloh ciptakan secara sempurna di atas makhluk-makhluk yang lainnya.

Kemudian, Alloh melengkapi kita dengan nikmat iman dan Islam. Betapa indahnya nikmat hidayah ini. Kemudian, Alloh ciptakan kita sebagai orang Islam di antara seluruh orang Islam yang ada di dunia ini, untuk tinggal di tempat yang paling nyaman, paling sejuk, paling proporsional cuacanya dan paling aman.


Selasa, 23 Januari 2018

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Abdurrahman berkata: Telah mengkhabarkan kepada kami 'Ashim bin Ali telah menceritakan kepada kami Al Mas'udi dari 'Alqamah bin Murtsid dari Sulaiman bin Buraidah dari ayahnya, seseorang bertanya kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam: Wahai Rasulullah, apakah di surga ada kuda? Beliau menjawab: Bila Allah memasukkanmu ke surga, kau akan dibawa di atas kuda dari permata merah di surga yang membawamu terbang di surga semaumu." Orang lain bertanya pada beliau: Wahai Rasulullah, apakah di surga ada unta? Beliau tidak menjawab seperti yang dikatakan kepada temannya, beliau bersabda: "Bila Allah memasukkanmu ke surga, didalamnya ada segala yang diinginkan oleh jiwamu dan dipandang nikmat oleh matamu." Telah menceritakan kepada kami Suwaid bin Nashr telah mengkhabarkan kepada kami Abdullah bin Al Mubarak dari Sufyan dari 'Alqamah bin Murtsid dari Abdurrahman bin Sabith dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam sepertinya dengan maknanya dan ini lebih shahih dari hadits Al Mas'udi.

HR. Tirmidzi


Telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb telah menceritakan kepada kami al-Walid bin Muslim dia berkata, "Saya mendengar al-Auza'i berkata, telah menceritakan kepadaku al-Walid bin Hisyam al-Mu'aithi telah menceritakan kepadaku Ma'dan bin Abi Thalhah al-Ya'mari dia berkata, "Aku bertemu Tsauban, maula Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam,

lalu aku bertanya, 'Kabarkanlah kepadaku dengan suatu amal yang jika kukerjakan niscaya Allah akan memasukkanku ke dalam surga disebabkan amal tersebut, -atau dia berkata, aku berkata, 'Dengan amalan yang paling disukai Allah-, lalu dia diam,

kemudian aku bertanya kepadanya, lalu dia diam kemudian dia bertanya kepadanya yang ketiga kalinya.'

Dia menjawab, 'Aku telah menanyakan hal tersebut kepada Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam, maka dia menjawab,

'Hendaklah kamu memperbanyak sujud kepada Allah, karena tidaklah kamu bersujud kepada Allah dengan suatu sujud melainkan Allah akan mengangkatmu satu derajat dengannya, dan menghapuskan dosa darimu dengannya'." Ma'dan berkata, "Kemudian aku bertemu Abu ad-Darda', lalu aku bertanya kepadanya, maka dia menjawabku seperti sesuatu yang dikatakan Tsauban kepadaku."

HR. Muslim


Minggu, 21 Januari 2018

Dapat juga udang galah, tapi ini udang galah minapadi, udang galah yg dibudidayakan secara tumpangsari dengan padi di sawah. Rasanya tetep saja enaak spt udang galah yg hidup liar di sungai sungai besar.
.
Udang Bakar

Bahan :
-1/2kg udang galah
-1buah jeruk nipis
.
Bumbu Rendaman ;
-4siung bawang merah
-3siung bawang putih
-3buah cabe merah besar
-1ruas kunyit
-2butir kemiri
-1ruas jahe
-2sdm kecap manis
-1sdm gula pasir
-1sdt garam
-1sdt kaldu jamur
-2sdm minyak panas
.
Cara Memasak ;
1. Ambil udang gunting ujung ujung yg runcing dan panjang di sekitar kepala, gunting kulit keras bagian punggung sedikit saja congkel kotoran udang lalu cuci bersih, lumuri jeruk nipis, sisihkan
2. Sangrai semua bumbu dasar, sampai wangi lalu haluskan tambahkan garam gula kaldu jamur kecap manis lalu siram dengan minyak panas, aduk rata
3. Lumuri udang dengan bumbu sampai rata, diamkan bumbu meresap kurleb 1jam (taruh kulkas) tusuk badan udang dengan tusukan sate, tarik memanjang
4. Bakar di bara api atau di atas kompor
5. Sajikan dengan sambal kecap
.


Sabtu, 20 Januari 2018

SATE AYAM KUANG KACANG
.
SATE
BAHAN:
250 gr daging ayam, potong dadu
1 lembar daun salam
Tusuk sate
1 sdm margarin
2 sdm kecap manis
Bumbu halus:
5 bh bawang merah
3 siung bawang putih
2 cm jahe
1 cm kunyit
.
CARA MEMBUAT:
1. Ayam cuci bersih lalu lumuri dengan bumbu halus, tambahkan daun jeruk.
2. Ungkep dengan sedikit air sampai ayam empuk.
3. Tusuk ayam pada tusuk sate. Bakar.
4. Bumbu sisa ungkep  kecap manis  margarin, aduk rata, jadikan bahan olesan saat membakar sate.
.
KUAH KACANG
BAHAN:
200 gr kacang tanah, goreng hingga matang.
2 sdm kecap manis
1 sdm gula merah
1/4 sdm garam
1 lembar daun jeruk
15 bh cabe merah kering
6 siung bawang putih, goreng sebentar
2 bh kemiri, goreng sebentar
150 ml minyak goreng
Air secukupnya
.
CARA MEMBUAT:
1. Haluskan kacang yang telah digoreng, tidak perlu terlalu halus.
2. Bersihkan cabe, buang bijinya, rebus hingga lunak
3. Haluskan cabe, bawang putih dan kemiri.
4. Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak, tambahkan daun jeruk, gula merah, kecap dan garam. Aduk rata.
5. Masukkan kacang. Aduk hingga bumbu tercampur rata.
6. Tambahkan air sedikit demi sedikit sampai tingkat kekentalan yang diinginkan. Masak hingga mendidih.
Penyajian: lontong  irisan mentimun  sedikit tomat  sate  kuah kacang  bawang goreng.
.
Resep dari @rizkaanggraini.ca
.
#resep #resepmasakan #resepmakanan #resepyummy #resepmasakanindonesia #resepdapur #resepmasakannusantara


Jumat, 19 Januari 2018

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Adam telah menceritakan kepada kami Syarik dari Ibnu Mauhab dari bapaknya dari Abu Hurairah, dan ia memarfu'kannya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau berkata; "Sesungguhnya Allah 'azza wajalla senang melihat wujud dari nikmat-Nya terdapat pada hamba-Nya."

HR. Ahmad


Selasa, 16 Januari 2018

NASI GORENG SOSIS

Latepost.. Menu makan pagi kemaren nih... biasaya jarang sarapan pagi, tp kmrn perut keroncongan bngt bawaanny 😆 jd dech masak simple dng sisa nasi yg ada. kalau buat nasgor kadang saya tambah sdkit bumbu nasgor instan (kalau ada), tp cuman sdkit sekitar 1/2-1 sdt aja, jd ttp pakai bumbu tambahan sendiri walau cuman baput cincang ama cabe 😁 tp ini dijamin enak pake banget, karna saya laparr jg kali ya 😂 .

BAHAN : (untuk satu porsi 🍛)
1 piring nasi putih sisa smlm
1 buah sosis potong2
1 butir telur
1 siung baput cincang
2 cabe rawit iris iris
Sdkit daun bawang iris (karna cuman sdkit jd ga terlihat 😆)
1/2-1 sdt bumbu nasgor instan rasa ayam (optional) saya pakai merk 'larasa'
1 sdm saos tiram
1 sdt kecap manis
Sdkit kecap asin
Sdkit kaldu jamur (bisa diskip kalau sdh pakai bumbu nasgor instan) .

CARA MEMBUAT :
1. Tumis baput cincang sampai wangi, tambahkan irisan rawit dan daun bawang aduk sampai layu, masukkan sosis masak lg sbntr, sisihkan kepinggir wajan, masukkan telur disampingny buat orak arik
2. Masukkan saos tiram dan kecap, aduk rata, tambahkan nasi, bumbu nasgor instan aduk cepat dng api besar sampai tercampur rata, cek rasa sesuaikan selera, siap disajikan 👌 . .

ala @dewi.yuliana23 .

#nasigoreng #nasgorsosis #resepnasigoreng #friedrice #doyanmakan #doyancooking #berbagiresep #doyanmasak #hobimasak #resepindonesia #indonesianfood #shareresep #yummyfood #yumyum #fotomasak #foodpic #instafood #homecooking #simpleresep


Minggu, 24 Desember 2017

tadaaaa, lauk pendamping pecel. kunci enaknya ada di bawang merahnya ya, pernah isi bawang putih tapi rasanya jadi kurang. jadi, dilebihin aja bawang merahnya gpp 😁
.
Telur Gobal Gabul

Bahan :
4 butir telur ayam
2 buah daun bawang, iris tipis
2 buah cabe merah besar, buang cabe dan iris
6 biji bawang merah, iris
3 biji cabe rawit,iris
garam dan merica secukupnya

caranya :
1. kocok telur dan campurkan bahan - bahan diatas.  goreng dengan api kecil, balik hingga matang merata
.
#telurgobalgabul #telurgobalgabul #resepolahantelur #resepmasakanindo #resepmasak #kumpulanresep #resepmakanan #reseprumahan #resepmudah #doyancooking #doyanmasak


Selasa, 07 November 2017

Syukur

Ibnu Abid Dunya menyebutkan hadits dari ‘Abdullah bin Shalih, ia berkata bahwa telah menceritakan padanya Abu Zuhair Yahya bin ‘Athorid Al Qurosyiy, dari bapaknya, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

‎لاَ يَرْزُقُ اللهُ عَبْدًا الشُّكْرَ فَيَحْرُمُهُ الزِّيَادَة

“Allah tidak mengaruniakan syukur pada hamba dan sulit sekali ia mendapatkan tambahan nikmat setelah itu. Karena Allah Ta’ala berfirman,

‎لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ

“Jika kalian mau bersyukur, maka Aku sungguh akan menambah nikmat bagi kalian.” (QS. Ibrahim: 7)  (HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman, 4: 124)

Al Hasan Al Bashri berkata, “Sesungguhnya Allah memberi nikmat kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Jika seseorang tidak mensyukurinya, maka nikmat tersebut berbalik jadi siksa.”

Ibnul Qayyim berkata, “Oleh karenanya orang yang bersyukur disebut hafizh (orang yang menjaga nikmat). Karena ia benar-benar nikmat itu terus ada dan menjaganya tidak sampai hilang.” (‘Iddah Ash-Shabirin, hlm. 148)

Semoga manfaat.


Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Bahaya Memberi Nafkah Haram Dari Riba

Menafkahi anak dari hasil yang haram merupakan sebuah tindakan durhaka yang dilakukan oleh orang tua terhadap anak. Nafkah yang haram ialah ...

Ads

Label

Ads

Popular Posts