Ads

Kamis, 02 Agustus 2018


Dear #Lovalila ...
Pahala dan dunia kan kau dapat dengan amalkan ilmu karena Allah Ta'ala.
Raihlah ilmu sebanyak-banyaknya, setinggi-tingginya. Sebab dengan ilmu, kau bisa menolong sesama, juga agamamu.
.
Apakah kamu masih betah menjadi orang yang tak berilmu? Mengandalkan orang lain atas segala tugas-tugasmu?
Dear.. Masa depan di tanganmu. Terlebih masa depan yg paling depan (akhirat). Kita di dunia cuma numpang lewat, maka bekali diri tuk hadapi kehidupan ini. Jadilah wanita tangguh yg bermanfaat untuk ummat.
.
Skill apapun yg kau miliki, salurkanlah itu untuk berkontribusi di jalan dakwah. Pengalaman inspiratif yang kau dapatkan, berbagilah kepada sesama muslimah. Mudah2an bisa memotivasi untuk menjadi wanita hebat. Karena ilmu yang diamalkan dengan niat ibadah dan ditujukan kepada  Allah, balasannya bukan hanya materi dunia, tapi juga pahala yang tak berhingga. Itulah sebaik-baiknya harta yang dapat kita bawa. 😇
.
#MuslimahBerpendidikan



Dear #Lovalila ...
Aisyah Radhiallahu'anha adalah istri dari Rasulullah Muhammad Shallahu'alaihi wasallam. Beliau adalah contoh muslimah yang cantik dan cerdas. Ia pandai berbahasa, juga menguasai ilmu kesehatan dan nasab.
.
Karena kecerdasan dan ingatannya yang kuat, telah banyak juga hadits-hadits yang diriwayatkan Aisyah. Semasa hidupnya, Aisyah telah meriwayatkan 2.210 hadits. Beliau adalah satu-satunya wanita yang mendapat gelar perawi hadits terbanyak.
.
Az Zuhri pernah berkata, "seandainya ilmu Aisyah dikumpulkan dan dibandingkan dengan semua ilmu wanita di dunia, maka ilmu Aisyah lebih banyak."
.
Dear.. Aisyah adalah inspirasi muslimah untuk menuntut ilmu dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Namanya terkenang sepanjang masa sebab ribuan hadits diriwayatkannya. Jadikanlah ia teladan dan idola. Semoga kita pun dapat meneladaninya, berkontribusi untuk mengamalkan ilmu dalam memajukan dan penerapkan syariat Islam. 😊
.
#MuslimahBerpendidikan



Dear #Lovalila ...
Tahukah kamu apa itu emansipasi?
Emansipasi adalah proses pelepasan diri wanita dari kedudukan sosial ekonomi yang rendah.
.
Perbedaan status sosial dan kedudukan ini hanya berlaku pada sistem bathil. Sistem yang tidak memberikan hak-hak manusia secara adil.
.
Dalam Islam, wanita sangat dimuliakan. Bahkan diberikan posisi 3 tingkat lebih tinggi dibandingkan laki2. Mustahil jika Islam dituduh sebagai alat untuk mengekang wanita.
.
Bicara emansipasi, ternyata wanita Islam pada zaman dahulu pernah merasakan hal yg serupa loh. Maka, sebelum salah paham, apalagi menyalahkan agama, Asma' binti yazid selaku juru bicara wanita pada masa itu menanyakan langsung kepada Rasulullah Muhammad Shalallahu'alaihi wasallam.
.
Suatu ketika Asma’ mendatangi Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dan bertanya, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya adalah utusan bagi seluruh wanita muslimah yang di belakangku, seluruhnya mengatakan sebagaimana yang aku katakan dan seluruhnya berpendapat sesuai dengan pendapatku. Sesungguhnya Allah mengutusmu bagi seluruh laki-laki dan wanita, kemudian kami beriman kepada anda dan membai’at anda. Adapun kami para wanita terkurung dan terbatas gerak langkah kami. Kami menjadi penyangga rumah tangga kaum laki-laki dan kami adalah tempat menyalurkan syahwatnya. Kamilah yang mengandung anak-anak mereka. Akan tetapi kaum laki-laki mendapat keutamaan melebihi kami dengan shalat Jum’at, mengantarkan jenazah, dan berjihad. Apabila mereka keluar untuk berjihad, kamilah yang menjaga harta mereka dan mendidik anak-anak mereka. Maka apakah kami juga mendapat pahala sebagaimana yang mereka dapat dengan amalan mereka?”
.
Mendengar pertanyaan tersebut, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallammenoleh kepada para sahabat dan bersabda, “Pernahkah kalian mendengar pertanyaan seorang wanita tentang agama yang lebih baik dari apa yang dia tanyakan?”
.
Para sahabat menjawab, “Benar, kami belum pernah mendengarnya ya, Rasulullah!”
.
Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kembalilah wahai Asma’ dan beritahukan kepada para wanita yang berada di belakangmu, bahwa perlakuan baik salah seorang di antara mereka kepada suaminya, upayanya untuk mendapat keridhaan suaminya, dan ketundukkannya untuk senantiasa mentaati suami, itu semua dapat mengimbangi seluruh amal yang kamu sebutkan yang dikerjakan oleh kaum laki-laki.”
.
Maka kembalilah Asma’ sambil bertahlil dan bertakbir merasa gembira dengan apa yang disabdakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. (HR. Muslim)
.
Kita lihat begitu semangatnya para shahabiah, hatinya senantiasa bergantung kepada akhirat. Tidaklah yang ia cita-citakan dalam seluruh amalnya kecuali ridha Allah Ta’ala sehingga ia merasa sangat gembira ketika diberitahu bahwa tugas yang selama ini ia lakukan pahalanya menyamai amalan kaum laki-laki yang sangat berat. Sungguh hal ini menunjukkan kemurahan Allah kepada hamba-Nya. Dan bukti bahwa hanya Islam yang memuliakan wanita. 😇
.




Yup, tantangan terberat setelah hijrah adalah ISTIQOMAH. Oleh karenanya, kenapa ada yang sudah berislam tapi dia murtad. Karena banyak faktor yang ditinggalkan untuk menjaga keistiqomahan.
.
Nah salah satu jalan ke istiqomahan adalah, selalu haus dan iri melihat orang yang lebih baik dari kita (dalam keislamannya). Jadi meski kita sudah merasa diri ini berani untuk melangkahkan kaki untuk berhijrah dan banyak hal yang dikorbankan untuk berhijrah, tapi ingat kita tidak boleh merasa cukup dengan posisi keimanan kita saat ini. Karena syaithan tidak akan berhenti untuk menyesatkan.
.
So shalihat, jika kamu saat ini merasa sudah berhijrah, maka jangan merasa puas pada posisi hijrah mu saat ini ya. Karena ternyata masih banyak diluaran sana, orang-orang yang langkah hijrahnya lebih jauh dan hantinya lebih dekat kepada Allah Ta'ala.
.
Dan sebaik-baik standar hijrah adalah Nabi Muhammad sholallahu alaihi wa sallam... #hijrahsetengahmateng



Bila hati telah memilih tuk hijrah, tapi masih bertahan di tempat yang salah, waspadalah! jangan menjadi tak tentu arah.
.
Dear.. Jika hatimu telah mantap untuk hijrah, maka hijrahlah secara total. Berislamlah secara kaafaah. Jangan setengah-setengah.
.
Aku tau, kamu mampu membedakan yang mana yang baik dan buruk, benar dan salah. Maka, untuk apa masih mempertahankan sesuatu jika kamu tahu itu buruk dihadapan Allah? Mengapa tak beranjak juga dari suatu keadaan, padahal kamu tahu itu hal yang salah?
.
Dalam hijrah, kita harus jujur pada diri sendiri, #TanyaHati kalau hari ini kita masih memilih hal yang salah, hal yang dilarang oleh Allah, maka jujurlah pada diri bahwa "aku salah". Supaya kita mampu untuk bergegas memperbaiki diri dan meminta pertolongan untuk keluar dari keadaan tersebut.
.
Hati-hati ya dear.. Jika kamu masih tetap mempertahankan yang salah, kedepannya hijrahmu akan tak tentu arah.
.



Hijrah itu bukan ajang ikut-ikutan tapi butuh keseriusan.
.
Dear, Hijrah itu bukanlah trend dan menjadi ajang ikut-ikutan. Bukan juga moment musiman yang berlakunya hanya sementara. Dan ketika sudah berganti musim, maka makna Hijrah tak berarti lagi bagi kita. Na'udzubillah...
.
Maka yang terpenting dalam berhijrah adalah bagaimana diri ini menjaga untuk tetap istiqomah. Lalu bagaimana bisa kita istiqomah, jika awal dan niat kita untuk berhijrah saja hanya karena trend dan musiman?
.
Trus gimana dong, apa aku gak usah hijrah sekalian?
.
hhhhmmmm... Emang kalo kita gak hijrah di hari ini, kita yakin di hari esok Allah masih kasih kesempatan? Kalo hari ini adalah hari terakhir kita di dunia gimana? Kita mati dalam keadaan jahiliyah dong? Coba pikirkan lagi ya dear...
.
Manusia itu berburu dengan waktu (KEMATIAN). Tak ada satupun dari kita tau kapan masa itu datang. Maka jika ada kebenaran yang kita yakini itu datang dari Allah, maka segerakanlah untuk di kerjakan, entah itu sedang trend atau tidak sekalipun. Karena standar hidup kita bukan apa yang masyhur di dunia, tapi yang masyhur di akhirat..
.
#hijrahsetengahmateng



"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan. Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa dia diniatkan""
(HR. Bukhari)"
.
Dear.. Apakah alasan hijrahmu?
Apakah itu karena ingin dianggap baik, sehingga dapet jodoh yang baik?
Apakah ingin dapet rezeki yang banyak? Atau hanya ikut2an teman?
.
Banyak faktor yang mendorongmu mepangkah ke arah yang lebih baik. Secara kasat mata, ketika orang lain melihat perubahanmu mungkin dinilai cukup mengesankan. Namun #tanyahati .. Sudahkah hijrahmu diniatkan karena Allah? Atau sebatas materi dan dunia?
.
Tenang, kau akan dapat apa yang kau niatkan kok. Jika itu sebatas, pujian, materi, kau akan kecewa. Sebab itu semua perkara dunia. Jika tak mendapatkannya, mudah sekali kita balik ke masa lalu yang jahiliyah.
Sekali lagi, kau merugi.. karena hijrahmu tak mendatangkan berkah dan pahala, sebab tak kau sertakan Allah dalam niatmu. 😀
.
Jika iya, maka saatnya pugar niat dari sekarang! Luruskan niat hijrahmu karena Allah ya dear 😊
.
#HijrahSetengahMateng

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Bahaya Memberi Nafkah Haram Dari Riba

Menafkahi anak dari hasil yang haram merupakan sebuah tindakan durhaka yang dilakukan oleh orang tua terhadap anak. Nafkah yang haram ialah ...

Ads

Label

Ads

Popular Posts